MENANAM KANGKUNG

Sabtu, 18 Agustus 20120 komentar


Kangkung merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat indonesia. Rasanya yang enak dan kandungannya yang baik bagi tubuh menjadikan alasan kenapa orang mau mengkonsumsi sayuran ini, apalagi jika melihat harganya yang murah, pasti kita tak akan ragu untuk menyantapnya. Namun, tidak hanya rasa dan manfaat yang ada dalam kangkung yang dapat kita ambil manfaatnya,  tetapi juga peluang bisnis dari budidaya kangkung. Bagaimana cara menanam kangkung yang baik? Berikut caranya:
1 Persiapan Areal Tanam
Pada dasarnya pengolahan tanah bertujuan untuk membersihkan rumput-rumput liar (gulma) dan memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.
Tahapan penyiapan lahan untuk kangkung darat adalah:
• Pembukaan lahan
- Bersihkan rumput liar dan kerikil dari sekitar kebun
• Pengolahan tanah
- Olah tanah dengan cangkul sedalam 20-30 cm sambil dibalikkan kemudian dikeringanginkan selama 1-2 minggu
- Olah tanah untuk kedua kalinya sambil membuat bedengan-bedengan selebar 60-100 cm dan jarak tanam antar bedengan 30-40 cm.
- Sebarkan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 20-30 ton per hektar
- Ratakan permukaan bedengan hingga lahan siap ditanami
2 Pemberian Pupuk
Pemberian perlakuan pupuk kandang dilakukan ketika kondisi lahan sudah siap sehingga pemupukan merata. Untuk perlakuan pemberian pupuk Urea dilakukan bersamaan dengan saat penanaman. Pada praktikum yang diamati adalah yang tanpa perlakuan (kontrol).
3 Penanaman
Sistem penanaman yang dipakai sistem persegi panjang. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 20cm x 20cm dan setiap lubang diberi benih antara 5 biji. Jumlah total benih yang ditanam adalah sebanyak 200 biji. Jarak awal tanam 20cm. Penanaman kangkung ini dengan cara ditanam menggunakan tugal dengan alat dari kayu atau bisa juga menggunakan jari tangan. Agar jarak tanam tepat, pembuatan lubang tanam dibantu dengan menggunakan tali yang telah diberi tanda sesuai jarak tanam.
4 Pemeliharaan Tanaman
Penyulaman
• Kankung air pada umur 5-10 hari setelah tanam. Biasanya sudah mulai tumbuh. Tanaman yang kurang baik pertumbuhannya atau mati segera diganti dengan bahan tanaman yang baru.
• Benih kangkung darat setelah 2-5 hari ditanam sudah mulai berkecambah. Bila terdapat benih yang tidak tumbuh harus segera diadakan penyulaman benih yang baru.
Penyiangan
• Rumput-rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman kangkung menjadi pesaing terhadap kebutuhan air,cahaya matahari dan unsur hara.
• Penyiangan rumput-rumput liar ini dapat dilakukan dengan cara mencabutanya atau menggunakan alat.
Perlindungan Tanaman
a. Hama
Hama yang sering menyerang tanaman kangkung yakni kumbang daun (Epilachna sp), walang sangit (Leptocorixa acuta Thunb), ulat daun seperti ulat jengkal (Chrysodeixis chalcites Esp) dan ulat grayak (Spodotera litura F).
b. Penyakit
Sedangkan penyakit yang sering merugikan yakni karat daun atau karat putih, bercak daun, busuk batang, busuk daun dan virus mosaik.
5 Panen dan pasca panen
Panen
ciri tanaman kangkung yang siap dipanen adalah pertumbuhan tunas-tunasnya telah memanjang sekitar 20-25 cm dan ukuran daun-daunnya cukup besar.
Waktu panen paling baik adalah pagi atau sore hari agar tidak mengalami kelayuan yang drastis akibat pengaruh suhu udara ataupun teriknya matahari.
Pasca panen
-Pengumpulan
Ujung-ujung batang kangkung hasil pemanenan segera ditampung ditempat pengumpulan yang letaknya strategis dan teduh.
-Pencucian
Pencucian dilakukan di tempat pencucian dalaam air yang mengalir atau airnya disemprotkan.
-Sortasi dan seleksi
Produksi kangkung yang telah dibersihkan lalu diadakan sortasi dan seleksi yakni memisahkan ujung-ujung batang kangkung yang daunnya rusak atau busuk dan memilih hasil panen yang baik.
-Pengikatan dan pengemasan
Hasil panen yang telah terpilih kemudian diikat dengan tali rafia atau tali plastik lainnya. Kemudian dikemas dalam kemasan yang dapat menjaga kualitas kangkung seperti tidak terjadi patah batang dan pembusukan pada daun karena diletakan dalam kemasan yang tidak sesuai. Sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi para petani.
-Penyimpanan
Perlakuan pasca panen terutama penyimpanan sangatlah penting. Hal ini untuk menjaga kualitas dan kuantitas panen agar tidak terjadi kerugian besar. Kangkung yang telah dikemas sebaiknya disimpan di tempat atau ruangan yang teduh dan dingin. Perlakuan ini dapat memperpanjang kesegarannya selama beberapa hari.
! KILIK SUBSRIDBE DAN KONFIRMASI !

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. EDUCATION - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger